Ads Top

Tata Cara Shalat Fardhu Lima Waktu Lengkap (Niat, Do`a, Bacaan Latin dan Terjemahannya)

Gambar : yufid.tv
Gambar : Sedang sujud 
Sebelum mulai membahas tata cara shalat fardhu 5 waktu lengkap dengan niat dan bacaan doa serta gerakannya saya akan menyampaikan terlebih dahulu beberapa hal yang penting untuk anda ketahui. 

Seorang muslim/muslimah yang sudah baligh, berakal dan tidak berhalangan dengan haid atau nifas (bagi perempuan) wajib mengerjakan shalat fardhu lima waktu sehari semalam, yaitu subuh, dhuhur, ashar, maghrib dan isya.

Shalat merupakan rukun islam yang kedua setelah syahadatain dan memiliki kedudukan sangat penting dalam islam. Tata cara shalat harus sesuai dengan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana hadits Rasulullah SAW, yang artinya: “ Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat” (H.R. Bukhari).

Pengertian Shalat

Shalat berasal dari kata bahasa arab yang artinya menurut bahasa ialah doa.

Menurut syara` shalat adalah berhadap hati kepada Allah sebagai ibadat dalam bentuk beberapa perkataan dan perbuatan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam serta menurut syarat-syarat yang telah ditentukan syara’.

Waktu-waktu Shalat Fardhu



Subuh

Waktu shalat subuh sejak saat fajar menyingsing sampai saat matahari terbit, sebaik-naiknya pelaksanaanya ialah pada awal masuk waktunya.

Dhuhur

Dhuhur masuk waktunya ketika matahri mulai condong dari pertegahan langit kearah barat dan berakhir ketika bayang-bayang segala sesuatu telah sama dengan panjang sebenarnya.

Ashar

Ashar dimulai sejak berakhirnya waktu dhuhur sampai terbenamnya matahari, mengundurkan waktu pelaksanaanya sampai saat cahaya matahari telah kekuning-kuningan hukumnya makruh.

Maghrib

Shalat maghrib waktunya setelah terbenamnya matahari sampai saat terbenamnya syafaq merah cahaya merah yang merata di ufuk barat).

Isya

Isya waktunya sejak terbenam syafaq merah sampai saat menyingsingnya fajar (masuknya waktu subuh).

Syarat-Syarat Sah Shalat

Sebelum mulai mempelajari tata cara shalat fardhu dan melaksanakanya anda harus mengetahui syarat-syarat sah shalat agar shalat anda sah, beberapa hal persyaratan penting tersebut yaitu :

  1. Suci badan, pakaian dan tempat shalat. Kesucian tubuh dari hadas besar dan kecil demikian pula pakaian dan tempat dari najis, merupakan syarat dari sahnya shalat.
  2. Mengetahui Masuknya waktu shalat. Shalat hanya boleh dilaksanakan setelah mengetahui dengan pasti telah masuknya waktu shalat masing-masing. Anda telah mendengar azan atau berita dari orang yang dapat dipercaya atau dengan tanda lainnya yang dapat yang meyakinkan anda atau berdasarkan hisab yang tepat.
  3. Menghadap Kiblat. Shalat hanya sah apabila dilaksanakan menghadap ka`bah yang dapat diketahui dengan mihrab di masjid-masjid atau pemberitahuan orang ahli yang dapat dipercaya.
  4. Menutup Aurat. Aurat adalah bagian tubuh yang wajib ditutupi dan dihindarkan dari pandangan orang lain.

Aurat Laki-laki

Aurat laki-laki adalah bagian tubuhnya antara pusar dan lutut, tentunya itu merupakan pakaian penutup yang minimal apabila tidak memiliki pakaian selain dari itu saja.

Aurat Perempuan

Aurat perempuan ialah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan kedua telapak tangannya.

Rukun Shalat

Rukun shalat ialah gerakan dan bacaan yang merupakan bagian tak terpisahkan dari shalat, meninggalkan salah satu rukun shalat dapat mengakibatkan shalat menjadi batal atau tidak sah.

Adapaun rukun shalat adalah sebagai berikut;
  1. Niat
  2. Berdiri, Bagi yang tidak mampu boleh duduk kalaupun tidak mampu duduk boleh berbaring
  3. Takbiratul Ihram
  4. Membaca Al Fatihah
  5. Ruku` disertai thuma`ninah
  6. I`tidal disertai thuma`ninah
  7. Sujud disertai thuma`ninah
  8. Duduk diantara dua sujud disertai thuma`ninah
  9. Duduk untuk membaca tasyahud disertai thuma`ninah
  10. Membaca Tasyahud 
  11. Membaca Shalawat untuk Nabi Muhammad SAW
  12. Salam
  13. Tertib

Sunat Dalam Melaksanakan Shalat

Waktu mengerjakan shalat ada dua sunat, yaitu sunat ab’adh dan sunat hai’at.

Sunat ab’adh yaitu sebagai berikut :
  1. Membaca tasyahhud awal.
  2. Membaca shalawat pada tasyahud awal.
  3. Membaca shalawat atas keluarga Nabi Muhammad SAW pada tasyahud akhir.
  4. Membaca qunut pada shalat shubuh, dan shalat witir dalam pertengahan bulan Ramadlan, hingga akhir bulan Ramadhan.
Sunat Hai’at yaitu sebagai berikut :
  1. Mengangkat kedua belah tangan ketika takbiratul ihram, ketika akan ruku`, dan ketika berdiri dari ruku`
  2. Meletakkan telapak tangan yang kanan di atas pergelangan yang kiri ketika bersedekap (sedekap )
  3. Membaca do’a iftitah sehabis takbiratul ihram.
  4. Membaca ta’awwud/ (A`uudzu billaahi minasy syaithaanirrajiim) ketika hendak membaca fatihah.
  5. Membaca amin sesudah membaca fatihah.
  6. Membaca surat Al Qur’an pada dua raka’at permulaan (raka’at pertama dan kedua) sehabis membaca fatihah.
  7. Mengeraskan bacaan fatihah dan surat Al Qur`an pada raka’at pertama dan kedua pada shalat maghrib, ‘isya dan shubuh selain ma’mum.
  8. Membaca tasbih ketika ruku’ dan sujud.
  9. Membaca “Sami’allaahu liman hamidah” ketika bangkit dari ruku’ dan membaca “Rabbanaa lakal hamdu ketika i’tidal.
  10. Memalingkan muka ke kanan dan ke kiri masing-masing waktu membaca salam pertama dan kedua.

Cara Shalat Fardhu Lima Waktu Lengkap Dengan Niat, Bacaan Doa Dan Gambar Gerakannya





Diberdayakan oleh Blogger.